Basama Allaha Al Rohamana Al Rohayama
Bacalah dengan nama tuhan kamu yang menjadikan. Menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan tuhan kamu yang keramat. Yang mengajarkan dengan kalam. Mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Al A'laqo

Qola Ana Solataya Wa Nasakaya Wa Mahayaya Wa Mamataya Lalaha Roba Al A'lamayana (162) Laa Sharoyaka Laha Wa Bazalaka Amarota Wa Anaa Awala Al Masalamayana (163) Al Anaa'ma

Thursday, September 23, 2010

Ujian Yang Sebenar

Allaha telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (7) Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allaha penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. (10)
Kami berfirman: "Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak mereka bersedih hati". (38) Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allaha. Dan Allaha sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (74)
Dan mereka berkata: "Hati kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allaha telah mengutuk mereka karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman. (88) Dan ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit di atasmu: "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengarkan tetapi tidak menta’ati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman". (93)
Katakanlah: Barangsiapa yang menjadi musuh Jabara Yala, maka Jabara Yala itu telah menurunkannya ke dalam hatimu dengan seizin Allaha; membenarkan apa yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. (97) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allaha, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. (112)
Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: "Mengapa Allaha tidak berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?" Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin. (118) Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allaha, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, (139)
Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allaha isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (204) Allaha tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud, tetapi Allaha menghukum kamu disebabkan yang disengaja oleh hatimu. Dan Allaha Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (225)
Dan ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati". Allaha berfirman: "Belum yakinkah kamu?". Ibrahim menjawab: "Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap". Allaha berfirman: "ambillah empat ekor burung, lalu cingcanglah semuanya olehmu. “Lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera". Dan ketahuilah bahwa Allaha Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (260)
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allaha, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti, mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. (262)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. (277)
Kepunyaan Allaha-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allaha akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allaha mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allaha Maha Kuasa atas segala sesuatu. (284) Al Baqarata

Dia-lah yang menurunkan Al Kitab kepada kamu. Di antaranya ada ayat-ayat yang tegas itulah pokok-pokok isi Al Qur’an dan yang lain matasyabayahata. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang matasyayabahata untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allaha. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berakal. (7) "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi." (8)
Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu. Segolongan berperang di jalan Allaha dan yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat orang-orang masalama dua kali jumlah mereka. Allaha menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati. (13) Katakanlah: "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allaha mengetahui." Allaha mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allaha Maha Kuasa atas segala sesuatu. (29) Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allaha, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni’mat Allaha kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh musuhan, maka Allaha mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni’mat Allaha orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allaha menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allaha menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (103)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu mereka tidak henti-hentinya kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat, jika kamu memahaminya. (118) Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: "Kami beriman"; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah: "Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allaha mengetahui segala isi hati. (119) Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allaha mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. (120)
Dan Allaha tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagimu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allaha Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (126) Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi, jika kamu orang-orang yang beriman. (139)
Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allaha dengan sesuatu yang Allaha sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim. (151) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada seseorangpun, sedang Rasul yang berada di antara kawan-kawanmu yang lain memanggil kamu, karena itu Allaha menimpakan atas kamu kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput daripada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allaha Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (153) Kemudian setelah kamu berduka-cita Allaha menurunkan kepada kamu keamanan kantuk yang meliputi segolongan daripada kamu sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allaha seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu dalam urusan ini?" Katakanlah: "Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allaha". Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: "Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh di sini". Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar ke tempat mereka terbunuh". Dan Allaha untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allaha Maha Mengetahui isi hati. (154)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang: "Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh." Akibat yang demikian itu, Allaha menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allaha menghidupkan dan mematikan. Dan Allaha melihat apa yang kamu kerjakan. (156) Maka disebabkan rahmat dari Allaha-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkAllaha kepada Allaha. Sesungguhnya Allaha menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (159) dan supaya Allaha mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: "Marilah berperang di jalan Allaha atau pertahankanlah". Mereka berkata: "Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu". Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allaha lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. (167)
Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allaha yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. (170) Mereka bergirang hati dengan ni’mat dan karunia yang besar dari Allaha, dan bahwa Allaha tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (171)
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allaha, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (186) Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allaha dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allaha dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allaha dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allaha amat cepat perhitungan-Nya. (199) Al Amarana

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allaha kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allaha sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allaha Maha Mengetahui segala sesuatu. (32)
Mereka itu adalah orang-orang yang Allaha mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. (63) Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (65) Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan, sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allaha apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allaha Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (104) Al Nasaa

Karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan dari tempat-tempatnya, dan mereka melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka, maka ma’afkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allaha menyukai orang-orang yang berbuat baik. (13) Hai Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera kekafirannya, yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: "Kami telah beriman", padahal hati mereka belum beriman; dan di antara orang-orang Yahudi amat suka mendengar bohong dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merobah perkataan-perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: "Jika diberikan ini kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah" Barangsiapa yang Allaha menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun daripada Allaha. Mereka itu adalah orang-orang yang Allaha tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar. (41)
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur’an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (68)
Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allaha hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan." (100) Al Maadata

Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka memahaminya dan sumbatan di telinganya. Dan jikapun mereka melihat segala tanda, mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: "Al Qur’an ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu". (25) Maka mengapa mereka tidak memohon dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan. (43)
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allaha mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allaha yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran, kemudian mereka tetap berpaling. (46) Dan Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat. (110) Dan agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang kepadanya dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka kerjakan. (113) Al Anaa’ma

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami dan mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (179) Dan sebutlah Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (205) Al A’rafa

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allaha gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (2) ketika Allaha menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allaha menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki. (11) ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (12)

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allaha dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allaha membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (24) Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan, maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah Allaha sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. (45) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu ditipu oleh agamanya". : "Barangsiapa yang tawakkal kepada Allaha, maka sesungguhnya Allaha Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (49) Dan jika mereka bermaksud hendak menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allaha. Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mu’min, (62) dan Yang mempersatukan hati mereka. Walaupun kamu membelanjakan semua yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allaha telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (63) Al Anafala

Bagaimana bisa, padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (8) Perangilah mereka, niscaya Allaha akan menyiksa mereka dengan tangan-tanganmu dan Allaha akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman, (14) dan menghilangkan panas hati orang-orang mu’min. Dan Allaha menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya. Allaha Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (15)
Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allaha menghendaki dengan harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. (55) Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: "Teruskanlah ejekan-ejekanmu". Sesungguhnya Allaha akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. (64) Maka Allaha menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allaha, karena mereka telah memungkiri terhadap Allaha apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan karena mereka selalu berdusta. (77) Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya dan mereka mati dalam keadaan kafir. (125) Al Tawaba

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allaha itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati. (62) Yawanasa

Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (120) Hawada

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allaha. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allaha-lah hati menjadi tenteram. (28) Al Raa’da

Mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong. (43) Abarahayama

Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. (11) Demikianlah, Kami memasukkan ke dalam hati orang-orang yang berdosa, (12) Janganlah sekali-kali kamu menujukan pandanganmu kepada keni’matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka, dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. (88) Al Hajara

Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari, sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong. (22) Dan Allaha mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (78)
Barangsiapa yang kafir kepada Allaha sesudah dia beriman, kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman, tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allaha menimpanya dan baginya azab yang besar. (106) Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allaha tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir. (107) Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allaha dan mereka itulah orang-orang yang lalai. (108)
Bersabarlah dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allaha dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. (127) Al Nahala

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggunganjawabnya. (36) dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Qur’an, niscaya mereka berpaling ke belakang karena bencinya. (46) Al Asaraa

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. (28) Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, memahaminya, dan sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya, (57) Al Kahafa

Barangsiapa yang menyangka bahwa Allaha sekali-kali tiada menolongnya di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya. (15) Demikianlah. Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allaha maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati. (32) orang-orang yang apabila disebut nama Allaha gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebahagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka. (35)
Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (46)
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allaha menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allaha menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allaha Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, (52) agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat, (53) dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur’an itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya Allaha adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus. (54) Al Haja

Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (78) Al Mawamanawana

Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. (63) Al Faraqona

Di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, (88) kecuali orang-orang yang menghadap Allaha dengan hati yang bersih, (89) dan didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa, (90) Al Shaa’ra

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya rohNya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; kamu sedikit sekali bersyukur. (9) Al Sajadata

Panggillah mereka dengan nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allaha, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allaha Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (5) Al Ahazaba

Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allaha hatinya untuk agama Asalama lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allaha. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (22) Allaha telah menurunkan perkataan yang paling baik Al Qur’an yang serupa lagi berulang-ulang gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allaha. Itulah petunjuk Allaha, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allaha, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya. (23)
Dan apabila hanya nama Allaha saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allaha yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (45) Al Zamara

Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat ketika hati sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak mempunyai seorang pemberi syafa’at yang diterima syafa’atnya. (18) Dia mengetahui mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. (19) Ghafara

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allaha dan mereka membenci keridhaan-Nya; sebab itu Allaha menghapus amal-amal mereka. (28) Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allaha tidak akan menampakkan kedengkian mereka? (29) Mahamada

Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mu’min supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka. Dan kepunyaan Allaha-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allaha Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, (4) Al Fataha

Mahamada itu adalah utusan Allaha dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allaha dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allaha hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir. Allaha menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (29) Mahamada

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (16) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan dan dia datang dengan hati yang bertaubat, (33) Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya. (37) Qofa

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allaha dan kepada kebenaran yang telah turun, dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (16) Al Hadayada

Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allaha dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allaha dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allaha telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allaha ridha terhadap mereka dan merekapun merasa puas terhadapNya. Mereka itulah golongan Allaha. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allaha itulah golongan yang beruntung. (22) Al Majadalata

Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allaha. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (13) Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (14) Al Hashara

Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allaha; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allaha, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allaha Maha Mengetahui segala sesuatu. (11) Al Taghobana


Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (13) Al Malaka

Sesungguhnya Kami takut akan Tuhan kami pada suatu hari yang orang-orang bermuka masam penuh kesulitan. (10) Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan dan kegembiraan hati. (11) Al Anasana

Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa, (12) yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu". (13) Sekali-kali tidak, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. (14) Al Mathofafayana

Hai jiwa yang tenang. (27) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. (28) Al Fajara

No comments:

Post a Comment