Basama Allaha Al Rohamana Al Rohayama
Bacalah dengan nama tuhan kamu yang menjadikan. Menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan tuhan kamu yang keramat. Yang mengajarkan dengan kalam. Mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Al A'laqo

Qola Ana Solataya Wa Nasakaya Wa Mahayaya Wa Mamataya Lalaha Roba Al A'lamayana (162) Laa Sharoyaka Laha Wa Bazalaka Amarota Wa Anaa Awala Al Masalamayana (163) Al Anaa'ma

Wednesday, September 29, 2010

Kisah Air

Basama Allaha Al Rahamana Al Rahayama

Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, dan adalah ’Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata: "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata". (7) Hawada

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? (30) Al Nabayaa

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (10) Laqomana

Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam. (53) Thoha

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. (22) Al Hajara

Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan. (11) Zakhorofa

Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allaha menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allaha Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (63) Al Haja

Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab: "Allaha". Katakanlah: "Segala puji bagi Allaha", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami. (63) Al Anakabawata

Katakanlah: "Segala puji bagi Allaha dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allaha yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?" (59) Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah di samping Allaha ada tuhan? Bahkan mereka adalah orang-orang yang menyimpang. (60) Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuknya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allaha ada tuhan? Bahkan kebanyakan dari mereka tidak mengetahui. (61) Al Namala

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (4) Hanya bagi Allaha-lah do’a yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allaha tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan do’a orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka. (14) Allaha telah menurunkan air dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengembang. Dan dari apa yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allaha membuat perumpamaan yang benar dan yang bathil, Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfa’at kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allaha membuat perumpamaan-perumpamaan. (17) Al Raa’da

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (7) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. (8) Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya rohNya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; kamu sedikit sekali bersyukur. (9) Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Kami menghalau air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman yang daripadanya makan binatang-binatang ternak mereka dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan? (27) Al Sajadata

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air, maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (77) Yasa

dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan, (45) dari air mani, apabila dipancarkan. (46) Al Najama

tidak ada suatu jiwapun melainkan ada penjaganya. (4) Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? (5) Dia diciptakan dari air yang terpancar, (6) yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. (7) Sesungguhnya Allaha benar-benar kuasa untuk mengembalikannya. (8) Al Thoraqo

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati dari tanah. (12) Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh. (13) Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain. Maka Maha Sucilah Allaha, Pencipta Yang Paling Baik. (14) Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya. (18) Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan, (19) dan pohon kayu keluar dari Thursina, yang menghasilkan minyak, dan kuah bagi orang-orang yang makan. (20) Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan, (21) dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan di atas perahu-perahu kamu diangkut. (22) Al Mawamanawana

Dan Allaha menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan. Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan dalam Kitab. Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allaha adalah mudah. (11) Dan tiada sama dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. (12) Fathora

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina? (20) Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh, (21) sampai waktu yang ditentukan, (22) lalu Kami tentukan, maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan. (23) Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (24) Al Marasalata

Kawannya berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? (37) Tetapi aku: Dialah Allaha, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku. (38) Dan mengapa kamu tidak mengucapkan tatkala kamu memasuki kebunmu "Maa Syaa Allaha, Laa Qowata Alaa Ba Allaha" [Sungguh atas kehendak Allaha, tiada kekuatan melainkan kepada Allaha]. Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan, (39) maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku yang lebih baik daripada kebunmu; dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan dari langit kepada kebunmu, hingga menjadi tanah yang licin, (40) atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi". (41) Dan berilah perumpamaan kepada mereka, kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allaha Maha Kuasa atas segala sesuatu. (45) Al Kahafa

Katakanlah: "Sesungguhnya aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allaha setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam. (66) Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian supaya kamu sampai kepada masa, kemudian sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami. (67) Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (68) Ghafara

Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allaha. Dan Allaha sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan. (74) Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allaha turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan. (164) Al Baqarata

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda bagi orang-orang yang beriman. (99) Al Anaa’ma

Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan kepada orang-orang yang berfikir. (24) Yawanasa

Dan Allaha menurunkan dari langit air dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mendengarkan. (65) Al Nahala

Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan di dapatinya Allaha di sisinya, lalu Allaha memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allaha adalah sangat cepat perhitungan-Nya. (39) Dan Allaha telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allaha menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allaha Maha Kuasa atas segala sesuatu. (45) Al Nawara

Dialah yang meniupkan angin pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmatnya; dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, (48) agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak. (49) Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran; maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari. (50) Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir; yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. (53) Dan Dia yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu keturunan dan mushaharah, dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. (54) Al Faraqona

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya. (24) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar. (25) Dan kepunyaan-Nyalah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk. (26) Al Ramawa

Dan sebagian dari tanda-tandaNya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (39) Fasholata

Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfa’atnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam, (9) dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun, (10) untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba, dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati. Seperti itulah terjadinya kebangkitan. (11) Qaf

Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan air yang tercurah. (11) Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan. (12) Al Qomara

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. (68) Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan? (69) Kalau Kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur? (70) Al Waqoa’ta

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?". (30) Al Malaka

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air, (25) kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, (26) lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, (27) anggur dan sayur-sayuran, (28) Zaitun dan pohon kurma, (29) kebun-kebun lebat, (30) dan buah-buahan serta rumput-rumputan, (31) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. (32) A’basa

Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul, kamu melihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran yang telah mereka ketahui; seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (83) Al Maadata

Dan bahwasanya: jika mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu, benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar. (16) Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat. (17) Al Jana

Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allaha menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (21) Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allaha hatinya untuk agama Asalama lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allaha. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (22) Allaha telah menurunkan perkataan yang paling baik Al Qur’an yang serupa lagi berulang-ulang gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allaha. Itulah petunjuk Allaha, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allaha, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya. (23) Al Zamara

perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya? (15) Mahamada

dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allaha dari langit lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda bagi kaum yang berakal. (5) Itulah ayat-ayat Allaha yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya; maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah Allaha dan keterangan-keterangan-Nya. (6) Al Jatsayata

3 comments:

  1. Air setitik...
    Kosong titik satu...

    ReplyDelete
  2. Rahsia lapisan Alif Lam Mim ialah ianya di baca Al Ma. Al bermaksud Segala dan Ma juga bermaksud Air. Segala yg diciptakan di dunia ini adalah dari air dan ini juga bermaksud di dlm permulaan surat al Baqarata, tuhan menyatakan firman kpd semua air iaitu segala yg diciptakannya. Bagi manusia menguasai unsur2 kejadian hendaklah mengetahui asal-usul kejadian dan segala yg diciptakan dgn ilmu maka bagi menguasainya hendaklah juga dgn ilmu. Penguasaan unsur air ini di ceritakan di dlm kisah2 nabi spt bumi ditenggelamkan setelah pintu2 air dilangit dibuka di zaman nabi Nuh, nabi Musa membelah laut, nabi Isa berjalan di atas air, nabi Ayub sembuh selepas meminum air mata air dll.

    ReplyDelete
  3. Terima kasih saudara Mahadaya. Penjelasan dari anda merupakan ilmu tambahan bagi saya.
    Saya pernah terlintas difikiran ini ketika membaca terjemahan Al-Quran (bukan tafsir Al-Quran) yang Alif, Lam, Mim itu batinnya, Alif = Allah, Lam = Luh, Mim = Mahfudz. Dan juga Alif = Allah, Lam = La Ilaha Illa Allah, Mim = Muhammad Rasul Allah.
    Terima kasih sekali lagi...

    ReplyDelete