Basama Allaha Al Rohamana Al Rohayama
Bacalah dengan nama tuhan kamu yang menjadikan. Menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan tuhan kamu yang keramat. Yang mengajarkan dengan kalam. Mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Al A'laqo

Qola Ana Solataya Wa Nasakaya Wa Mahayaya Wa Mamataya Lalaha Roba Al A'lamayana (162) Laa Sharoyaka Laha Wa Bazalaka Amarota Wa Anaa Awala Al Masalamayana (163) Al Anaa'ma

Sunday, December 19, 2010

Tubuh akta kawal sihir

20 December 2010

KUALA LUMPUR: Penggunaan sihir atau ilmu hitam yang berleluasa di negara ini sewajarnya mendorong pihak berkuasa mengkaji keperluan penubuhan akta baru yang bertujuan mengawal perbuatan itu bagi memberi pembelaan sewajarnya kepada mangsa.

Timbalan Rektor Hal Ehwal Pelajar Universiti Islam Antarabangsa (UIA), Prof Dr Nik Ahmad Kamal Nik Mahmod, berkata bagaimanapun sejauh mana keberkesanan dan kesan daripada akta itu perlu diteliti secara mendalam supaya tidak ada pihak teraniaya. “Menggubal akta tidak susah, tetapi sejauh mana keberkesanan dan kesan akta itu perlu diteliti supaya tidak ada pihak teraniaya selepas hukuman dijatuhkan berikutan bukti dikemukakan di mahkamah tidak memihak si mangsa.

“Dalam semua peruntukan akta jenayah termasuk undang-undang Islam, pertuduhan ke atas tertuduh perlu berasas dan dibuktikan melalui perbuatan seperti peralatan dan barangan yang digunakan untuk menghantar sihir terbabit,” katanya ketika dihubungi.

Mengapa kebanyakan manusia boleh terkena sihir?

Dan mereka menjadikan jin itu sekutu bagi Allaha, padahal Allaha-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong: "Bahwasanya Allaha mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa ilmu pengetahuan. Maha Suci Allaha dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. (100) Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (101) demikian itu ialah Allaha Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu. (102) Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (103) Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barangsiapa melihat, maka bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta, maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara. (104) Demikianlah kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami supaya dan yang mengakibatkan orang-orang musyrik mengatakan: "Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu", dan supaya Kami menjelaskan Al Qur’an itu kepada orang-orang yang mengetahui. (105) Dan Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat. (110) Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan segala sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak akan beriman, kecuali jika Allaha menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (111) Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu. Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (112) Dan hari di waktu Allaha menghimpunkan mereka semuanya,: "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah menyesatkan banyak manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami". Allaha berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allaha menghendaki". Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (128) Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. (129) Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. (130) Al Anaa'ma

Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti bagi orang-orang yang zalim. (50) Al Kahafa

Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allaha akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya. (39) Dan hari Allaha mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allaha berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?". (40) Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka: bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu". (41) Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa kemanfa’atan dan tidak pula kemudharatan kepada sebahagian yang lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu". (42) Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, mereka berkata: "Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu", dan mereka berkata: "ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja". Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata". (43) Saba

Dan mereka adakan nasab antara Allaha dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret, (158) Maha Suci Allaha dari apa yang mereka sifatkan, (159) kecuali hamba-hamba Allaha yang dibersihkan dari. (160) Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu, (161) sekali-kali tidak dapat menyesatkan terhadap Allaha, (162) kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala. (163) Al Shofata

Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. (25) Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur’an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan. (26) Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras kepada orang-orang kafir dan Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan seburuk-buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. (27) Demikianlah balasan musuh-musuh Allaha, neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai pembalasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami. (28) Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Tuhan kami perlihatkanlah kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami sebagian dari jin dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina". (29) Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allaha" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan Allaha kepadamu". (30) Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh di dalamnya apa yang kamu minta. (31) Al Fasholata

Mari kita kaji apakah yg disembah oleh orang2 Islam.

Tuhan yg disembah mereka ialah Allah iaitu sesuatu yg tidak bermakna dan perkataan ini hanya wujud selepas mereka meletakkan sabdu dan baris pada nama tuhan yg sebenar iaitu Allaha.

Mereka mengagungkan watak nabi palsu iaitu Muhammad dan semua hukum2 agama di nyatakan adalah hukum2 Muhammad adalah hasil penipuan imam2 yang menyesatkan manusia dari agama yg sebenar. Padahal agama yg difardhukan adalah agama nabi Ibrahim yang lurus dan menurut hukum2 yg diperintahkan di dalam taurat, injil dan al quran.

Kiblat mereka ialah Kaabah dan di dlm al quran tidak ada ayat yg menyatakan Kaabah sebagai rumah tuhan. Perkataan Al Kaa'bata dinyatakan sebagai tempat membawa sembelihan korban semasa haji dan umrah. Menurut al quran, binatang2 korban di bawa ke Al Kaa'bata dan selepas di sembelih, ianya di lapah di dalam Al Kaa'bata sebelum di masak untuk diberikan sebagai makanan kpd orang2 beriman. Mereka juga meletakkan batu hitam yg dipanggil hajar aswad di tepi binaan Kaabah dan pengikut2 Islam berusaha mencium batu ini dgn alasan ianya menghapuskan dosa, satu lagi pembohongan yg nyata. Ada juga sebilangan pengikut Islam meletakkan batu di depan mereka semasa bersolat, satu lagi contoh penyembah jin atau lebih terkenal Iblis. Kita mengetahui bahawa iblis dari keturunan jin dan membina tembok kotanya menggunakan batu hitam. Tiada ayat al quran yg menyatakan hajar aswad ini suci dan kisahnya adalah penipuan yg dibuat melalui hadis2 manusia.
Arah tempat solat yang di nyatakan di dlm al quran ialah di maqam nabi Ibrahim yg letaknya berhampiran Kaabah yg ada kini.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan, ketika kamu sedang ihram. Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu, sebagai hadya yang dibawa sampai ke Al Kaa’bata, atau membayar kaffarat dengan memberi makan orang-orang miskin, atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu, supaya dia merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya. Allaha telah mema’afkan apa yang telah lalu. Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allaha akan menyiksanya. Allaha Maha Kuasa lagi mempunyai menyiksa. (95) Allaha telah menjadikan Al Ka’abata rumah haram sebagai pusat bagi manusia dan bulan Haram, hadya dan qalaid. demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allaha mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allaha Maha Mengetahui segala sesuatu. (97) Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya Allaha amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allaha Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (98) Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allaha mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan. (99) Al Maadata

Bagi kamu pada binatang-binatang hadya itu ada beberapa manfa’at sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib menyembelihnya ialah setelah sampai ke rumah purba itu. (33) Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan, supaya mereka menyebut nama Allaha terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allaha kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh. (34) orang-orang yang apabila disebut nama Allaha gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebahagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka. (35) Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi’ar Allaha, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allaha ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri. Kemudian apabila telah roboh, maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur. (36) Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai Allaha, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allaha telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allaha terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (37) Al Haja

Banyak lagi kesesatan yang di bawa oleh agama ciptaan manusia iaitu Islam. Jadi, tidak menghairankan mengapa kebanyakan manusia kita di ancam dgn sihir2 kerana mereka sendiri menyembah jin dan sudah semestinya sentiasa bergantung kpd manusia2 yg berunding dgn jin dan menambahkan kesesatan manusia. Sihir2 mereka ini sedikitpun tidak bermanfaat dan memberi mereka apa2 mudharat apabila manusia mengesakan tuhan yg sebenar dan hanya tuhanlah pelindung orang2 beriman.

1 comment:

  1. dalam bab ii perlu dijelaskan bahawa, semua kejadian ini berasal dar cahaya Muhammad....bagai mana anda katakan bahawa Muhammad itu nabi palsu? masyaallah.

    ReplyDelete