Basama Allaha Al Rohamana Al Rohayama
Bacalah dengan nama tuhan kamu yang menjadikan. Menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan tuhan kamu yang keramat. Yang mengajarkan dengan kalam. Mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Al A'laqo

Qola Ana Solataya Wa Nasakaya Wa Mahayaya Wa Mamataya Lalaha Roba Al A'lamayana (162) Laa Sharoyaka Laha Wa Bazalaka Amarota Wa Anaa Awala Al Masalamayana (163) Al Anaa'ma

Thursday, January 20, 2011

AL HAMADA (AL-Segala, Hamada-Puji)

Saudara pembaca yang budiman,

Mengikut penceritaan kalimah AL HAMADA ialah kalimah pertama yang disuarakan oleh manusia yakni Nabi Adam Alayaha Al Salama yang bermaksud Segala Puji.

Tidak ada satu pun manuskrip Ilmu Hakikat yang ada ditangan fakir yang tidak membicarakan kalimah AL HAMADA ini. Masing masing memberi tafsiran tersendiri secara panjang lebar.

Melalui ENTRI kali ini fakir sampaikan penjelasan penulis manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU berkaitan kalimah AL HAMADA ini

AL HAMADA( Alif – Lam – Ha – Mim - Dal )

ALIF - Huruf ALIF itu waktu SUBUH.
Nabi Adam A'layaha Al Salama cahayanya Putih.
Malaikatnya Jabara Yala Ruhani. Sahabatnya Abawa Bakara & Fatayamaha
Keluar dari huruf ALIF itu DUA rakaat kerana tajalaya tuhan dua mertabat yakni Martabat ZAT atau AHADAYAHA dan Martabat SIFAT atau WAHADAHA.
Istananya dibawah susu kiri . Keluar cahaya pada dahi.
Kenyataan pada kita ialah MULUT & LIDAH

LAM - Huruf LAM itu waktu ZUHUR.
Nabi Ibrahim Kholayaha Allaha cahayanya Kuning.
Malaikatnya Makarabawana.
Keluar dari huruf LAM itu EMPAT rakaat kerana tajalaya Tuhan WUJUD – ILMU – NAWARA – SAWAHAWADA.
Istananya pada HATI di lambung susu kiri yaitu RUH MAZAYAFAHA.
Kenyataan pada kita ialah HIDUNG & MATA

HA - Huruf HA ini waktu ASAR.
Nabinya Nabi Yawanasa A'layaha Al Salama Cahayanya Hijau Kuning.
Malaikatnya MAYAKA YALA. Sahabatnya pula ialah A'mara.
Keluar dari huruf HA ini EMPAT rakaat yakni API – AIR – ANGIN – TANAH.
Istananya pada LIMPA – Nafsu Jasmani.
Kenyataan pada kita ialah BAHU & DADA.

MIM - Huruf MIM itu waktunya MAGHRIB .
Nabinya ialah Nabi Mawasaya Kalama Allaha. Cahayanya Merah Hitam.
Malaikatnya ASHADAHA & WAHAYADAYAHA.
Istananya PARU – PARU Nafsunya Nafsu Haiwan.
Kenyataan pada kita ialah MATA ( Cahayanya )

DAL - Huruf DAL itu waktu ISYA’
Nabinya Nabi Nawaha A'layaha Al Salama. Cahayanya Hijau Hitam.
Malikatnya AZARAFA YALA. Sahabatnya Alaya.
Keluar dari huruf DAL itu EMPAT rakaat kerana Tajalaya Tuhan Daya – Wadaya – Manaya – Maa'nayakama.
Istananya HEMPEDU dari bawah lidah hingga ke telinga.
Kenyataan pada kita ialah TAPAK KAKI.


Ayat2 Al Quran ttg cahaya

Allaha Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (257) Al Baqarata

Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang. (174) Al Nasaa

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu pesuruh Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allaha, dan kitab yang menerangkan. (15) Dengan kitab itulah Allaha menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan Allaha mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (16) Al Madaata

Mereka berkehendak memadamkan cahaya Allaha dengan mulut mereka, dan Allaha tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (32) Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai. (33) Al Tawabata

Al Ra. Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (1) Abarahayama

Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allaha tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab yang bercahaya, (8) Al Haja

Allaha cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allaha, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca, kaca itu seakan-akan bintang seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya, Allaha membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allaha memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allaha Maha Mengetahui segala sesuatu. (35) Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak, di atasnya awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, barangsiapa yang tiada diberi cahaya oleh Allaha tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun. (40) Al Nawara

Hai Nabi sesungguhnya kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, (45) dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allaha dengan izin-Nya dan untuk jadi cahaya yang menerangi. (46) Al Ahazaba

Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allaha hatinya untuk agama Asalama lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allaha. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (22) Al Zamara

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (52) Al Shawaraya

Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allaha benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (9) pada hari ketika kamu melihat orang mawamana laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang banyak. (12) Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan: "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (13) Dan orang-orang yang beriman kepada Allaha dan pesuruh-Nya, mereka itu orang-orang yang benar dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. (19) Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allaha dan berimanlah kepada pesuruh-Nya, niscaya Allaha memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allaha Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, (28) Al Hadayada

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allaha dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allaha tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (8) Al Taharayama

3 comments:

  1. salam,
    al mahadaya( al mahadi) betulkan klu salah..
    ko nak mengaku pengikut mahadi atau pun ko nak mengaku ko yang mahadi?

    ko cerita pasal ilmu sufi?tasawwuf,
    aku nak tanya ko berguru ngan sape?
    ulama' sufi ada menerangkan aku dah tak ingat namanye " orang yang belajar tasawwuf tapi tidak berguru, gurunya syaitan"!!

    walaupun orang tu nampak zuhud tapi kalau tidak mengikut dan mengamal sunnah Rasul SAW, jangan di ikut orang itu...

    ReplyDelete
  2. Salama Tuan Hamba Said (Sayada),
    Hamba bukan pengikut mahadi tetapi hamba Allaha. Semua nabi dan rasul menguasai ilmu makrifat kerana sesiapa yg tidak memahami ilmu ini bermaksud tidak mengenali tuhan, maka hapuslah segala amalan di dunia. Adakah rasul2 belajar dgn manusia? Jika demikian apakah ilmu manusia menandingi ilmu tuhan? Apakah rasul2 yg mendpt ilmu dari tuhan tanpa berguru, dikatakan pengikut syaitan? Nampaknya anda tidak dpt membezakan kebenaran dan kesesatan. Apakah hamba yg diajar melalui al quran, dikatakan sesat maka apakah al quran itu kitab syaitan? Iman adalah percaya, maka tanyalah hati tuan hamba, apakah yg tuan hamba percaya.

    ReplyDelete
  3. habis tu ko nak cakap ko nabi la?
    Nabi SAW pun berguru dgn Allah melalui Jibril AS,
    sekarang ni ko nk ckp ko berguru ngan malaikat ke?

    aku xckp nabi blajar ngan manusia pun, so sepaham aku ko nk ckp ko nabi la ni?
    ko terrel bahasa arab sangat ke? sampai cakap al quran xde baris..ko cakap ulama'2 dulu sudah selewengkan agama islam pada asalama la..
    kalu agama 1400 dulu pun ko cakap boleh kene seleweng, ni kan pula agama zaman nabi Ibrahim yg lg lama dr tu.. habis macam ne?
    aku takut ko dah kene main ngan setan jer..
    dalam berjalan menuju Allah kene ada berguru(syeikh) sebab guru ni di dah tempuh mcm2 jln, jd di boleh bantu tolong ingat,tlg tgk ni setan dah masuk ni, bila nak masuk tahap tertinggi baru serah pada Allah(padahal sume pun serah pada Allah dlm sepanjang pejalanan tu pun)
    nak sampai pd tahap tiggi tu sume keje Allah, xde sape tahu, even org yg melalui jalan tu.]
    even syeikh al fattah yg beljar direct ngan Nabi SAW pun (dalam mimpi jumpa nabi/mimpi yang benar)nabi suruh pegi amik ijazah melalui guru kalu xsilap aku guru tariqat syizzliyah..sekarang kita sama2 cek diri..

    ReplyDelete